SURAT WASIAT ASY – SYAIKH al-ALBANI RAHIMAHULLAH UNTUK KELUARGANYa.

S

Innalillahu wa inna ilaihi roji’un.

Lebih kurang beberapa minit sebelum jam 2 petang. Bapa mentua aku telah meninggal dunia. Aku seperti biasa akan menyuruh proses pemakaman disegerakan tanpa ditangguh esok. Sebagai menantu, itu saja yang mampu aku lakukan.

Berita kematian mengingatkan aku tentang surat wasiat al-Imam al-Muhaddith Syaikh Nasiruddin al-Albani rahimahullah.

Jemput hayati..

SURAT WASIAT ASY – SYAIKH al-ALBANI RAHIMAHULLAH UNTUK KELUARGANYa.

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

1. Aku wasiatkan kepada isteriku, anak-anakku, sahabat-sahabatku dan semua yang mencintaiku, apabila sampai kepadanya berita kematianku, hendaknya mendoakan agar aku diampuni dan diberi rahmat-Nya. Ini yang pertama. Disamping itu hendaknya mereka tidak menangisi aku dengan tangisan ratapan dan suara yang keras

2. Hendaklah mereka menyegerakan pemakamanku dan tidak memberitahu kematianku kepada kerabat-kerabat dan saudara-saudaraku selain sebatas untuk melaksanakan kewajiban menyiapkan jenazahku. Selain itu, hendaknya yang memandikan aku adalah Izzat Khidir Abu Abdillah, tetanggaku dan temanku yang tulus, serta pembantu yang dia pilih untuk membantu melaksanakannya.

3. Aku memilih untuk dimakamkan di tempat terdekat agar tidak perlu bagi yang membawa jenazahku untuk meletakkannya di dalam kenderaan, lalu yang mengiringinya pun menaiki kenderaan. Hendaklah pula pekuburan itu adalah pekuburan lama yang besar kemungkinan tidak akan dibongkar.

4. Bagi mereka yang berada di daerah tempat aku wafat, hendaknya mereka tidak mengkhabarkan kepada anak-anakku yang berada di luar daerah, apa lagi kepada yang lain, setelah jenazahku dipikul, agar perasaan tidak menguasai dan berbuat terhadap mereka sehingga menjadi sebab ditundanya jenazahku.

(Aku tulis wasiat ini) dengan memohon kepada Allah subhanallahu wa ta’alla untuk berjumpa dengan-Nya dalam keadaan Dia telah mengampuni dosaku, apa yang telah lalu dan yang terjadi tanpa tidak disedari.

Kemudian aku wasiatkan agar perpustakaanku semuanya, baik buku yang tercetak maupun fotokopi, atau manuskrip tulisanku atau tulisan orang lain, untuk disumbangkan kepada perpustakaan Universiti Islam di al-Madinah al-Munawwarah.

Hal ini kerana aku memiliki kenangan-kenangan indah di sana dalam berdakwah kepada al-Qur’an dan as-Sunnah sesuai dengan pemahaman as-salafussoleh saat aku menjadi pensyarah di sana.

(Hal ini) diiringi harapan agar Allah subhanallahu wa ta’alla memberi manfaat dengannya kepada para pengunjungnya, sebagaimana memberikan manfaat dengan pemilik kitab-kitab tersebut kepada mahasiswa-mahasiswanya ketika itu.

Disamping itu agar Allah subhanallahu wa ta’alla memberikan manfaat kepadaku karena keikhlasan mereka dalam mendoakan aku.

27 Jumadil Ula 1410 H

Ditulis oleh orang yang sangat memerlukan rahmat Rabbnya :

“Wahai Rabbku, tunjukkanlah aku untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapaku supaya aku dapat berbuat amal yang soleh yang Engkau redhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (al-Ahqaf;15)

Sumber : Majalah Asy-Syariah Vol. VII/No. 77/1432 H/2011 hal. 20

Mengenai penulis

Tambah komen

Admin

Who is aLiph.My?

Official blog of Aliff Ahmad (Aliff Shariffuddin) also known as Abu Fedora al-Turkistani. His real name is Ahmad Aliff A S Ahmad Shariffuddin. The co-founder of Scrut.my , Ifmal.com , Idsb.my and Coin.my.